Lain padang lain belalang, lain lubuk lain ikannya Dimana bumi di injak disana langit di jujung Berbeda dengan kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) sebelumnya, tahun ini UPI meluncurkan satu program baru untuk pengabdian kepada masyarakat yaitu KKN berbasis sekolah. Read more…
Puji sukur alhamdulillah saya ucapkan kehadirat allah swt yang telah melimpahkan rahmat dan nikmatNya kepada kita bersama, sehingga dengan limpahan rahmatNya itu jualah kita diberikan keberanian, keberanian untuk selalu melakukan yang terbaik dalam kehidupan ini.
Selawat beriringan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita yakninya nabi besar Muhammad SAW, panglimanya para mujahidin dan imamnya kaum muslimin. Pribadi luar biasa yang harus di contoh dalam kehiduapan sehari-hari. Read more…
Komunikasi adalah penentu dalam kehidupan bermasyarakat, ide yang biasa-biasa saja jika dikomunikasikan dengan baik dan benar akan menjelma menjadi ide yang mampu memikat banyak orang. Kehebatan seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain juga sangat di tentukan oleh bagaimana dia berkomunikasi. Bahkan ketika kita mampu berkomunikasi dengan baik maka akan memudahkan urusan kita dalam kehidupan sosila masyarakat. Read more…
Menurut Datastatistik-indonesia.com, pada tahun 2005 penduduk indonesia berjumlah 218.000.000 jiwa. Dari data diatas, jumlah pengguna internet adalah sebanyak 20 juta orang dari 1 miliyar pengguna internet di seluruh dunia dan ini sekaligus menempatkan Indonesia rangking 14 pengguna internet di dunia (internetwordstats.com). Read more…
Secara historis Indonesia memiliki kenangan yang tak terlupakan dengan belanda, hal ini disebabkan bangsa belanda menjajah Indonesia kurang lebih 350 tahun. Tidak sedikit nyawa harta yang di korbankan bangsa ini untuk mengusir belanda “penjajah” dari negri tercinta ini. Read more…
Belum terpikirkan akan bisa berkunjung ke Benua Eropa, apa lagi dengan uang sendiri. akan tetapi ada sebuah keyakinan yang kemudian mengantarkan saya bisa menjelajahi bumi Allah ini. Read more…
Baru nyampai di batusangkar, sekarang sudah harus terbang lagi ke padang kota…ternyata emang sebentar kaalau dinikmati hari-hari pulang kampung ini. tidak ada pikirang yang membuat kening berkerut, makan enak, ktemu sama orang tua, keluarga, kerabat dll… tapi karena di kampung sepi maka lebih enak rasanya di bandung aja..banyak yang bisa di kerjakan,,,,,,bandung wait 4 me
” Lain padang lain belalang, lain lubuak lain ikannyo…dima bumi di pijak di situ langik di jujung“..sepenggal kata yang menginspirasiku untuk tetap bertahan di kota kembang ini. lebih kurang 4 tahun berada disini hannya menyempatkan diri untuk pulang ke kampung halaman pas waktu lebaran aja…ingat pepatah orang tua “Marantau bujang dahulu, di rumah paguno balun” jo “Ujan batu kampuang kito, ujang ameh rantau urang” …itulah mengapa saya begitu terobsesi menjadi orang berhasil dahulu kota ini yang penuh dengan lika liku. . walaupun kerinduan terhadap kampung halaman tidak terhingga…dan setiap saat..Qu ingin persembahkan yang terbaik..ketika pulang nanti…
Mahasiswa era sebelum 98 berbeda dengan mahasiswa pasca 98. ini tidak dapat kita pungkiri bahwa setiap era memiliki tantangan yang berbeda. untuk itu maka sudah seharusnya kita mengabungkan intelektualitas yang dimiliki mahasiswa dengan membangun keteladanan literasi mahasiswa. seperti membaca, menulis, diskusi dan aksi. budaya ini sudah mulai dilupakan oleh mahasiswa dimana mahasiswa sekarang lebih berorientasi pada akademik..sehingga mengkesampingkan organisasi. tidak banyak lagi mahasiswa yang mau turun ke jalan ketika adanya aksi masa…banyak dari himpunan yang ada di universitas ini yang tidak lagi membudayakan diskusi..inilah sisi yang harus kita bangun..tidak selamanya aktivis itu identik dengan MAPALA mahasiswa alias mahasiswa paling lama…buktinya banyak aktivis mahaisswa yang berhasil di dunia nyata dari pada akademisi…untuk itu mari kita bangun budaya literasi mahasiswa dalam hal apapun..
